Tumor Ganas di Payudara Kiri
Penyakit ini bersarang di payudara saya sejak tahun 1996 sebelum saya menikah. Awalnya sih hanya pembengkakan kelenjar payudara saja (hasil USG). Karena tidak berbahaya saya biarkan saja walaupun Dokter menganjurkan untuk dioperasi. Lama kelamaan saya mulai merasakan kembali nyeri pada payudara yang sama, keluhan ini semakin sering timbul setelah saya menikah dan punya anak. Malah keluhan sekarang mungkin lebih serius dibandingkan yang dulu.
Bukan sekedar nyeri tapi benjolannya sudah teraba agak keras di payudara saya. Karena takut dioperasi, saya dan suami berusaha mencari pangobatan alternative. Saya pun mengkonsumsi ramuan cina, tapi tidak lama karena rasanya sangat pahit. Sambil mencari pengobatan alternative lain, saya dan suami tak henti berdoa. Nyeri di payudara saya makin hari makin bertambah. Karena saya masih sangat menyayangi suami dan anak, saya berusaha untuk tetap tegar dan tabah. Doaku dan suami mungkin didengar oleh Tuhan, ketika sedang menonton TV tanpa sengaja saya menyetel chanel JakTV. Saat itu ada acara pengobatan herbal dengan menggunakan Mahkotadewa oleh Ibu Ning Harmanto.
Kebetulan salah satu Kliniknya ada di Mal Ambasador. Tanpa menunggu lebih lama lagi, besoknya saya bersama suami langsung mengunjungi Klinik Herbal Ny Ning Harmanto di Mal Ambasador.
Setelah berkonsultasi dan sempat dilakukan pemeriksaan fisik (perabaan pada payudara) dan ternyata benjolan di payudara sudah sebesar 5×5 cm dan agak keras.
Saya pun diberi 1 Paket Kanker yang terdiri dari 5 ramuan dalam bentuk kapsul. Selain itu, saya juga dianjurkan untuk pantang makanan.
Baru 1 minggu minum, saya dibuat panik dan takut dengan pecahnya tumor saya dan mengeluarkan darah. Saya langsung menelpon ke Klinik Herbal Ny Ning Harmanto, dan kebetulan saat itu ada Dr-nya dan saya langsung menceritakan kejadian yang saya alami.
Dengan tenang dokter mengatakan bahwa itu reaksi yang bagus, suatu proses menuju kesembuhan, tinggal lukanya nanti diobati dengan minyak made. Selain itu,ada 1 ramuan yang ditingkatkan dosisnya( UDD).Setelah hampir 1 bulan minum ramuan, luka pada payudara saya mulai mengering dan menutup. Baru mulai tenang, tiba-tiba tumornya pecah lagi,disertai mengecilnya tumor saya. Tapi karena mengingat pesan dari Konsultan, saya tidak panik lagi.
Puncaknya terjadi pada bulan ke-3. Tumor saya yang mulai mengecil pecah lagi dan mengeluarkan begitu banyak nanah. Saya teruskan minum ramuannya dan semua ramuan saya naikkan dosisnya. Lukanya terus terusan saya kompres dan olesi minyak tapi minyaknya diganti oleh konsultannya dengan minyak made. Sampai akhirnya, kurang lebih 9 hari lukanya benar-benar mongering dan sembuh. Dan lebih ajaib lagi, benjolan yang 3 ½ bulan lalu bersarang di payudara saya sudah tidak teraba/benar-benar hilang.
Alhamdulilah, saya dan suami sangat bahagia. Besoknya, saya dan suami langsung ke Kliniknya Ibu Ning Harmato di Mall Ambasador untuk menyampaikan kabar gembira ini. Oleh Konsultannya, saya dianjurkan untuk USG lagi supaya mengetahui lebih pasti apakah tumornya sudah benar-benar hilang secara medis.
Tapi,karena saya trauma untuk USG, akhirnya saya memutuskan untuk tidak USG, karena saya yakin,Insya Allah saya sudah sembuh, dan saya bertekad untuk tetap minum Mahkotadewa karena saya percaya saya akan tetap sehat walaupun hanya minum ramuan dari mahkotadewa.
Sumber : http://bit.ly/MO8LTQ




















