Anti Biotika Herbal dan Antivirus Herbal (sambungan)
Herbal yang yang bersifat sebagai antibiotika dan anti virus
- Mahkotadewa mengandung saponin yang berfungsi sebagai anti-bakteri dan anti-virus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bioaktivitas ekstrak buah Mahkotadewa dengan metode BSLT yang dilanjutkan dengan uji penapisan antikanker in vitro terhadap sel leukemia 1210, menunjukkan toksisitas yang sangat tinggi dan potensial sebagai antikanker. Indentifikasi senyawa kimia aktif dalam ekstrak buah Mahkotadewa. Didapat senyawa lignan yang termasuk dalam golongan polifenol dan senyawa syringaresinol ( Dra. Vivi lisdawati Msi,Apt., tesis S-2 di MIFA UI )
- Pegagan menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus, Pseudoma aeruginosa proteus, Mycobacterim leprae dan TBC
- Temulawak menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus sp dan Salmonella sp
- Sambiloto menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus, Pseudomonas aeruginosa, Proteus vulgaris, Shigella dysenteriae , Escherichia coli dan TBC
- Temu putih menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus hemolyticus, Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Salmonella typhi, dan Vibrio cholerae
- Pada penelitian di Cina, temu putih selain dapat menyembuhkan kanker serviks, juga meningkatkan khasiat radioterapi dan kemoterapi guna membunuh sel kanker
- Angelica sebagai anti bakteri dan anti virus, serta pencegahan terhadap kanker
- Sambung nyawa dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan ekstrak daun sambung nyawa dapat menurunkan jumlah nodul tumor paru
Menurut Professor Hembing, bagian yang digunakan dari kunyit (Curcuma longa L.) dan temu lawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) adalah rimpangnya. Senyawa yang terkandung dalam rimpang kunyit dan temu lawak adalah kurkumin (zat pewarna kuning).
Kurkumin pada kedua tanaman tersebut mempunyai efek antiperadangan, antioksidan, antibakteri, imunostimulan, sebagai kolagogum (menstimulasi dinding kantong empedu untuk meningkatkan sekresi cairan empedu yang berperan dalam pemecahan lemak), hipolipidemik (menurunkan kolesterol darah), hepatoprotektor (melindungi hati dari zat toksik), dan sebagai tonikum/penyegar. (bersambung……………)
Sumber : Buku DETOX HERBAL edisi Revisi karangan NING HARMANTO




















